Sunday, 14 July 2013

Bahagia


"Live your life!"

   Ada banyak cara untuk bahagia, hanya saja beberapa dari kita kadang tidak melakukannya, kenapa?

   Mmm.. mungkin beberapa dari kita hanya terlalu sibuk memusingkan hal-hal yang tidak perlu, tidak hanya Anda, saya juga melakukannya.

  Terkadang saya suka membayangkan bahwa saya adalah objek tunggal di muka bumi ini, dan bumi dengan segala sesuatu isinya (termasuk manusia dan kemewahan dunia) hanyalah "sesuatu" yang diberikan Tuhan sebagai pelengkap dalam perjalanan saya. Saat ini saya cukup sadar untuk mengatakan bahwa yang perlu kita lakukan sebagai objek tunggal adalah dengan berjalan fokus ke tujuan kita. Tapi terkadang kita, dalam hal ini saya, sering sekali lupa bahwa ternyata "sesuatu" pelengkap yang diberikan Tuhan itu memiliki magnet atau daya tarik yang begitu kuat melebihi tujuan saya.

  Dan hal ini lah yang sialnya sering kali membuat saya tidak bahagia!

  Bayangkan, bagaimana mungkin saya menjalani 1 harian 24 jam untuk melakukan tujuan saya (misal, belajar) tanpa memikirkan seseorang disana yang begitu berkecamuk dalam pikiran saya hanya karena suatu konflik yang mungkin kami lakukan. Atau bagaimana saya dapat menjalankan misi untuk beristirahat tenang sedangkan pikiran lari ke hal-hal yang tidak pasti seperti terlalu merisaukan masa depan atau bahkan meratapi diri dengan "bagaimana kalau nanti aku jadi orang yang tidak berhasil?"

  Hufft...berat rasanya ketika kita sulit untuk berdamai dengan hati. Yang perlu saya atau Anda lakukan hanyalah fokus, fokus untuk bahagia. Bahkan Tuhan begitu menyayangi kita, dimana di antara "sesuatu" pelengkap yang menemani hari-hari kita, tidak lupa Ia menyelipkan "sesuatu" pula yang mana dengannya kita bisa menguras banyak bahagia ketika persediaan bahagia kita menipis, dan dalam hal ini saya menyebut "sesuatu" itu dengan keluarga dan teman.

  Kabar baiknya, keluarga Anda akan selalu ada untuk Anda whenever you need it and it gave u a guarantee to be happy, but friends? You have to choose the right one, karena terkadang justru orang yang paling dekat dengan kitalah yang paling berkemungkinan menyakiti kita dan mengurangi stock bahagia kita.

  And so far, fokuslah pada hal-hal yang membuat Anda bahagia. Ada banyak alasan mengapa orang bersedih, tapi kita tidak membutuhkan alasan untuk bahagia :)