Showing posts with label Gak ditanya sih. Show all posts
Showing posts with label Gak ditanya sih. Show all posts

Monday, 7 November 2016

Penyebab Jari Kesemutan, Bisa Jadi CTS, Yuk Kenalan! ╭(^▽^)╯





  Setahun setelah bekerja di salah satu RS besar di Pekanbaru, aku didiagnosa mengalami penjepitan saraf pergelangan tangan atau lebih kerennya disebut CTS (Carpal Tunnel Syndrom). Carpal sendiri merupakan bahasa latin yang berarti tulang pergelangan tangan, Tunnel berarti terowongan (seperti terowongan untuk dilewati oleh serabut saraf dalam kasus ini), serta syndrom berarti gejala, gejala yg bagaimana? CTS memiliki gejala yg khas, yaitu sensasi rasa kesemutan pada ujung-ujung jari, yang lama kelamaan akan berakhir dengan mati rasa, what?? Ya mati rasa untuk sensasi pada tangan seperti sentuhan, nyeri, dingin, dan panas. Ondeh, disentuh aja belum malah udah mati rasa ya? Haha.. (˘_˘”)

   Awal kenal dengan si CTS, aku merasa itu adalah sesuatu yg mengerikan, bagaimana tidak? Secara kalo yg rusak itu sel (misal seperti luka), maka seperti yg kita ketahui, sel mampu memperbaiki diri sendiri dengan bantuan protein dan senyawa kimia lainnya. Sedangkan saraf? Ehm.. saraf bisa dibilang agak manja. Kalo uda rusak, susah utk dibujuk :’(
Inilah kira-kira penampakan lokasi si CTS dalam pergelangan tangan kamu:



   Nah ternyata CTS memang diam-diam makan dalam, gejala awal yg dirasakan adalah sensasi rasa kesemutan, lama-kelamaan menjadi nyut-nyutan, dan kemudian bisa jadi dia akan mengajak tendon (otot disekitarnya) utk berkonspirasi dgn mengalami pembengkakan kalo kumat, and that's wht i felt, huft…
Penyebaran rasa kesemutannya kira-kira di area ini:




   Well, after I got an answer about this case from the doctor, he said that it needs kinda medical surgery. What?? (゜◇゜)(O_o)*!!
"Gak ada alternatif lain dok?", "Ada", huft... ƪ(―˛―“)ʃ

   Yaitu fisioterapi, konsumsi analgesik (obat nyeri), dan penggunaan alat bantu wrist splint. Dan itu dilakukan continue, atau bisa dibilang forever. Wht? Apes sekali rasanya (T^T) 

   Tapi gak ada suatu apapun yg terjadi kalo bukan karena kehendak-Nya kan? Yap, lagi-lagi berdamai dgn hati… bahwa yg baik belum tentu baik utk kita dan yg buruk kadang-kadang memang buruk, haha.. So, kalo ikhlas inshaallah sakitnya bisa dinikmati (yg ini sok gaya)  (T▽T)

   Momen awal berkenalan dgn CTS adalah saat aku merawat pasien dgn kesadaran somnolen selama hampir 3 bulan dgn keadaan yg mengharuskannya beraktivitas di tempat tidur, aku membantu beliau mulai dari memandikannya, memberi makan, memiringkan beliau ke kiri dan kanan per 3 jam, mengganti spreinya, mengganti popok dan lain-lain yg semuanya aku lakukan dgn posisi beliau di tempat tidur dgn kesadaran beliau yg bisa dikatakan hampir koma. Kadang aku lakukan sendiri dan kadang dibantu teman. Berat beliau bisa dikatakan lumayan yg ternyata memberi beban berlebih pd tanganku saat menggerakkan badan beliau. Nah itu terjadi secara terus menerus, sampai nth kenapa timbul rasa sayangku dgn beliau dan menghasilkan CTS sbg benih cinta kami, hah? Haha...  (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡ ) 

   Awalnya sepele, rasa kesemutan di jari-jari, ah biasa (mungkin kamu juga pernah merasakannya dan menganggapnya normal), lama-kelamaan kesemutan yg dirasakan terus menerus and it made me curious, until then I met a doctor and asked about it. Ternyata CTS ini bisa timbul oleh karena gerakan-gerakan menekuk pergelangan tangan yg dilakukan terus menerus alias monoton, seperti gerakan mengetik, memeras kain, gerakan nge-gas motor, dan lain-lain. Wow, ternyata gerakan ini hampir kita lakukan setiap hari. Jadi buat kamu, jgn berikan gerakan terlalu memaksa pada tangan saat beraktivitas seperti gerakan-gerakan hiperekstensi. Yg sedang-sedang saja ya..  \(´ー`)┌

   Terapi yg baik utk pergelangan tangan dgn CTS adalah operasi, yaitu tindakan open release dgn cara membuka dan membuang sedikit otot atau tendon yg menjepit saraf pada pergelangan tangan (tunnel). kira-kira tindakannya seperti ini:



   Ketika ditawarkan opsi ini oleh dokter ortopedi, aku langsung lemas membayangkan untuk di operasi ‎(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

   So I took the second opinion from another doctor untuk mengambil tindakan alternatif dgn melakukan fisioterapi rutin menggunakan kejut listrik dan diberi semacam gelombang pada daerah yg nyeri. Juga tdk lupa tangan yg nyeri dicelup-celup ke dalam parafin (lilin) panas sebanyak 10x yg membuat tangan serasa digoreng (* ̄m ̄)



   Atau alternatif lain dgn disuntik analgesik (obat nyeri) pada pergelangan tangan atau mengkonsumsi analgesik secara rutin. Cara ini pasti aku tolak, karena aku anti dgn segala hal yg berbau farmakologis -- kecuali terpaksa, hehe...


   Well then here I am with this awesome wrist splint that accompany me almost everyday whenever I feel pain on my wrist (⌣́_⌣̀)


   Well apa yg terjadi jika CTS ini tidak ditindaklanjuti? Apakah dgn menggunakan alat bantu wrist splint bisa menyembuhkan CTS? Atau apakah tindakan rutin fisioterapi dan mengkonsumsi analgesik bisa membantu? Hmm... jawabannya tidak  (⌣́_⌣̀)

   CTS gak akan move on begitu aja walaupun kamu pake wrist splint dan rajin fisioterapi, karena kedua alternatif tersebut hanya membantu untuk mengurangi tingkat keparahan CTS dan mendamaikan rasa nyeri sesaat  (˘_˘”)   ciri khas yg tampak pada penderita CTS adalah tipisnya bantalan otot pada ibu jari dan bila dibiarkan terus menerus maka bantalan otot ini akan semakin menipis serta tangan akan kehilangan sensasi seluruhnya, not like paralyze but actually it looks like mati rasa, tangan gak akan bisa ngerasain sensasi lagi.


   Jadi perlukah dioperasi? Yup, this is the one and only way that the doctor has suggested me to. Berdasarkan pengalaman dgn pasien yg memiliki kasus serupa dan mengalami post surgery open release, ada yg sembuh total dan ada juga yg beberapa tahun setelah operasi, sakitnya kumat kembali. So, operasi ternyata tdk menjamin 100% ya, jadi gimana donk? Berdoa ajalah ya...  ( ¯^¯)   \(´ー`)┌ 

Semoga bermanfaat :)

Sunday, 22 September 2013

Lulur Mandi yang Praktis ;)

   Ehm... Aku mau cerita seidikit tentang “Tips Mandi menyegarkan”. Liburan kemarin aku dapat tips mandi “baru” dari ponakanku, kesan pertama ngeliat dia, jujur aku takjub. Gimana nggak, kulitnya mulus banget! :o

   Ternyata asal punya asal, dia selalu ngerawat kulitnya dengan mandi plus luluran!
Yup aku tau kalo luluran itu ribet dan orang biasanya pergi ke salon untuk luluran dan harus ngerogoh kocek 60.000 sampai 80.000 rupiah. Nah, ponakan aku ini ngasi tips luluran sendiri yang praktis, murah dan bisa dilakukan  2x/minggu :)


   Mungkin banyak orang uda pada tau resep ini, tapi buat aku ini adalah hal yg pertama dan menakjubkan, haha.. Gimana pun perawatan kulit itu pentingkan? Ini dia “resepnya” :)

   Kamu cukup campurkan tiga bahan, yg pertama yaitu Body Scrub yg banyak dijual di supermarket dengan berbagai merk. Body Scrub ini mengandung butiran kasar yg digunakan dengan dioleskan ke permukaan kulit dengan cara digosok. Tujuannya untuk mengelupaskan kulit ari bagian terluar/kulit mati. Hasilnya kulit akan terlihat lebih cerah karena kulit mati yg menutupi permukaan kulit terangkat. Nah lulur ini ada banyak jenisnya, ada Body Scrub Green Tea, Body Scrub Bengkoang, Susu, Melati, Coklat, dll, pilihlah sesuai dengan khasiat yg kamu mau. Kalo aku sih suka yg Green Tea, karena mengandung zat anti oksidan yg membantu regenerasi kulit plus kaya akan vitamin E yg bagus untuk kulit :D

   Bahan yg kedua adalah campurkan dengan bubuk lulur badan yg juga bisa kamu beli di toko alat-alat kosmetik. Bubuk lulur ini biasanya gak dijual di supermarket. Bubuk lulur ini merupakan bubuk lulur tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kunyit, rempah, dll.



   Nah yg terakhir, Body Scrub+bubuk lulur dilarutkan dengan susu. Sebenarnya sih ada jenis susu yg memang khusus untuk susu lulur, susunya berbentuk bentuk bubuk dalam karung kecil. Berhubung aku belum sempat nyari, jadi aku substitusi dengan susu cair steril :p  Seperti yg kita tahu kalau susu itu banyak manfaatnya untuk keremajaan kulit.
   Dan........ Voila!! Perawatan lulur pun siap digunakan! :D

 Nah cara menggunakannya adalah bisa dengan mandi terlebih dahulu dengan sabun antiseptik atau bisa juga dengan dalam keadaan kulit kering. Aku selalu melakukannya dengan cara yg kedua. Jadi kulit jangan dibasuh dan langsung dioleskan lulur dalam keadaan kering. Kemudian lulur tersebut dibalurkan secara merata ke seluruh bagian kulit, bahkan di daerah lipatan-lipatan, seperti leher belakang, ketiak, lipatan lengan, lipatan paha dan lipatan belakang lutut, juga di daerah kaki yang paling sering terkena debu-debu dan kotoran lain. Gosok-gosokkan lulur tersebut secara perlahan sambil dipijat-pijat ringan untuk melancarkan peredaran darah. Dan untuk daerah yang dirasa sangat kasar seperti tumit kaki, kamu bisa menggunakan bantuan batu gosok atau bisa juga manfaatkan alat-alat pedicure jika kamu punya.

   Setelah kamu membalurkannya ke seluruh tubuh, bilas tubuh kamu dengan air, kemudian langsung mandi dengan sabun seperti biasa, dan rasakan bedanya :D

Berikut adalah beberapa manfaat lulur bagi kulit:
1.    Mencerahkan kulit tubuh, karena salah satu manfaat lulur adalah mengangkat sel kulit mati yg biasa desebut dengan “daki”, sehingga kulit akan terlihat lebih cerah dan bersih.
2.  Mengencangkan kulit, kandungan protein dan kolagen alami dalam bahan-bahan lulur dapat meningkatkan elastisitas dan melindungi kulit dari pengaruh buruk radiasi di luar.
3.        Menghilangkan penyakit kulit, bahan-bahan lulur yg terdiri dari rempah-rempah memiliki khasiat untuk menghilangkan berbagai macam penyakit kulit, terutama yang mengandung jenis bahan seperti daun sirih dan kunyit.
4.     Menghilangkan bau badan, kamu dapat mengatasi bau badan dengan membalurkan lulur di daerah sekitar ketiak, payudara, paha dan selangkangan. Hal tersebut dapat membantu mengurangi produksi keringat dan menghilangkan aroma tidak sedap pada tubuh kamu. Pilih jenis lulur yang mengandung daun sirih atau daun pandan untuk menghilangkan bau badan.
5.        Memberikan efek rileks, zat yg terkandung dalam lulur dapat meresap ke dalam kulit dan memberikan sensasi pijatan ringan bagi badan kamu yang pegal-pegal. Selain itu aroma rempah dapat menenangkan pikiran kamu. Untuk mendapatkan efek relaksasi, kamu bisa memilih lulur yg mengandung bunga-bungaan atau rempah yg mengeluarkan zat aroma terapi untuk relaksasi.

   Terakhir sebagai tips, perawatan lulur dan body scrub sebaiknya dilakukan maksimal dua kali seminggu. Sebab, kalau terlalu sering kulit kita digosok, dan bila sudah tidak ada kulit mati yg terkelupas tapi masih terus digosok, akan mengakibatkan iritasi. Perlu diingat, manusia normalnya berganti kulit setiap 28 hari. Dengan mandi sehari dua kali, sudah cukup bersih. Namun bila mau lebih bersih, tambah dengan lulur atau body scrub dua kali seminggu :)

Wednesday, 12 June 2013

Panas, tapi kok menggigil ya?

“Berbahagialah kalau kamu mengalami demam.” (loh? (˚☐˚!!) )

Yup, karena itu artinya sistem imun tubuh kamu berfungsi dengan baik dalam melawan kuman penyakit. Nah demam itu biasanya tidak berbahaya jika berada pada suhu di bawah 39°C. Umumnya demam itu terjadi sebagai bentuk kompensasi tubuh terhadap benda asing yang masuk ke tubuh kita, dalam hal ini kuman atau virus penyebab demam J

Suhu tubuh normal pada manusia adalah 360C –37,50C, tubuh mempertahankan suhu yang normal melalui makanan yang kita makan. Pusat pengatur suhu tubuh kita terdapat di bagian otak yg bernama hypothalamus, nah saat kuman atau virus masuk ke tubuh kita, mereka akan menghasilkan zat pyrogen yang akan mengganggu pusat pengaturan suhu hypothalamus sehingga terjadi peningkatan pengaturan suhu normal di hypothalamus.

Selain itu, zat pyrogen juga akan mempengaruhi sistem imun sehingga tubuh mengkompensasi dengan meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi, akibatnya sejumlah susbtansi sejenis hormon akan dilepaskan untuk melawan infeksi dan hal ini juga dapat merangsang peningkatan suhu tubuh oleh hyphotalamus. Oleh karena itu dengan titik suhu yg telah ditentukan, hypothalamus akan mengirimkan sinyal ke beberapa bagian tubuh untuk membantunya meningkatkan suhu tubuh, diantaranya ke pembuluh darah untuk mencegah pelepasan panas melalui kulit sehingga pembuluh darah akan menyempit (vasokonstriksi) dan meningkatkan pelepasan hormon-hormon tertentu untuk meningkatkan metabolisme tubuh (Nonshivering thermogenesis).

Dan........... Voilà! Terjadilah demam (ˆˆ)

     “Terus kenapa bisa menggigil ya?” (˘_˘")

     Meningkatnya vasokonstriksi aktif pada otot rangka juga merupakan salah satu mekanisme tubuh dalam menghasilkan panas (shivering thermogenesis). Derajat stimulasi bervariasi sesuai dengan titik suhu yg akan dicapai.  Apabila pusat pengaturan perolehan panas sangat aktif, tonus otot meningkat sampai pada titik dimana rangsangan reseptor renggang menghasilkan kontraksi yang singkat.   Dengan kata lain kita mulai menggigil.

     Pada fase ini kita akan merasa kedinginan karena suhu internal tubuh yg tinggi ( >37,50C) bertolak belakang dengan suhu eksternal tubuh. Fase menggigil akan berakhir ketika set point baru yaitu suhu yg lebih tinggi tercapai. Kemudian pada fase berikutnya yaitu masa stabil, dimana menggigil hilang dan kita merasa panas. Jika zat pirogen telah dihilangkan, akan terjadi fase berikutnya yaitu set point hypothalamus menurun dan menimbulkan respon pengeluaran panas.

     Dan yg perlu kita tahu adalah bahwa pola demam itu berbeda-beda, tergantung pada zat pyrogen itu sendiri. Peningkatan dan penurunan jumlah pyrogen berakibat pada puncak demam dan turun dalam waktu yang berbeda. Durasi dan derajat demam bergantung pada kekuatan zat pyrogen dan kemampuan individu untuk berespon.

So, hal yg perlu kita lakukan saat demam adalah:
1.     Jangan Panik! (ーー; ) Karena demam adalah suatu gejala dari mekanisme pertahanan tubuh kita.
2.  Beristirahat cukup, karena metabolisme tubuh yg meningkat saat demam menyerap banyakenergi, jadi istirahat adalah cara yg efektif untuk menghemat penggunaan energi oleh kita.
3.     Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi akibat panas tubuh.
4.     Kenakan pakaian yg tipis walaupun kita merasa dingin, karena pakaian yang tebal atau selimut bisa meningkatkan suhu tubuh, suhu yg sangat tinggi bisa menyebabkan kejang dan pecahnya pembuluh darah (̯ )
5.     Periksa suhu tubuh setiap 4 jam sekali
6.     Kompres di ketiak (boleh juga di sela pangkal paha)__ karena di tempat tersebut terdapat pembuluh darah besar, bukan di kening (_)
7.     Minum obat penurun panas untuk membantu proses homeostasis
8.     Segera ke dokter jika panas >390C atau tidak turun selama 3 hari

Well, semoga bermanfaat  ♪(´ε` )

Thursday, 24 January 2013

Mengapa burung-burung tidak kesetrum walaupun mereka bertengger di kabel telanjang bertegangan tinggi?



       Tentunya kita pernah melihat burung-burung yang suka bertengger di kabel tiang listrik ‘kan? Namun pernahkah terlintas di benak kita, mengapa burung-burung tersebut tidak kesetrum?




Seperti yang kita ketahui, arus listrik adalah aliran elektron. Aliran-aliran elektron tersebut tentunya bergerak oleh adanya suatu dorongan, yaitu yang kita sebut dengan tegangan. Tegangan adalah gaya yang mendorong elektron-elektron dari satu tempat ke tempat lain supaya mereka dapat bekerja untuk kita. Akan tetapi, tidak peduli seberapa tinggi tegangan yang mempengaruhi daya listrik tersebut, karena elektron-elektron tidak dapat berbuat apa pun kecuali mereka diberi jalan. Kabel listrik adalah salah satu jalan. Dengan adanya pengaruh dorongan tegangan tinggi, elektron-elektron tersebut dialirkan dari instalasi pembangkit ke rumah kita, yang kemudian untuk dialirkan ke bola-bola lampu rumah kita, kipas angin, atau pesawat televisi kita.

Kemudian pertanyaan selanjutnya, kemanakah elektron-elektron itu pergi setelah melewati perabotan listrik kita? Mereka kembali ke tempat perusahaan pembangkit mengambil listrik, yaitu bumi. Bumi adalah sumber elektron bagi perusahaan-perusahaan pembangkit, dan kesana pula mereka mengembalikan  elektron-elektron usai mengemban tugas. Bumi terbentuk dari entah berapa banyak atom dan mengandung elektron lebih banyak lagi (Wolke, Robert L).

Nah, sudah kebayang ‘kan berapa besar tegangan listrik yang dialirkan di kabel-kabel tiang listrik untuk menyuplai listrik ke rumah-rumah?
Lantas, kenapa burung-burung yang bertengger tersebut tidak kesetrum? Padahal kaki-kaki kecil burung tersebut jelas bersentuhan dengan kabel listrik yang mengantarkan listrik bertegangan tinggi?

Ternyata, listrik juga memiliki beberapa sifat, diantaranya yang merupakan sifat alami listrik adalah, dia akan mencari jalan terdekat menuju bumi. Dan beruntunglah burung-burung itu karena tubuh mereka tidak memberi jalan untuk mengalirkan elektron-elektron ke bumi, jadi burung-burung itu seperti jalan buntu bagi elektron-elektron, dimana kaki-kaki mereka tidak terhubung secara langsung ke bumi. Oleh karena itu elektron tidak menggunakan burung sebagai jalan pintas pulang ke bumi.


       Hal ini perlu kita waspadai mengingat kita, manusia, adalah termasuk dalam “jalan terdekat menuju bumi” karena kita berpijak langsung dengan tanah. Nah secara tidak langsung, sudah terjawab ‘kan mengapa kita selalu diingatkan untuk menggunakan sandal karet atau alas kaki sebelum memegang peralatan listrik? Yup, karena selain sandal karet atau alas kaki bersifat isolator (tidak menghantarkan listrik), sandal karet atau alas kaki ini juga berfungsi sebagai “pemutus” hubungan secara langsung antara tubuh kita dengan tanah.



   
       Ngomong-ngomong, apa sih yang dilakukan oleh burung-burung tersebut bertengger di kabel listrik selain untuk menikmati kendaraan yang lalu lalang? Ketika udara sedang dingin, arus listrik yang mengalir melalui kabel ternyata cukup panas untuk menghangatkan tubuh mereka. Kehangatan yang dirasakan tersebut membuat otot-otot kaki mereka menjadi lebih rileks dan justru membuat cengkeramannya menjadi lebih kuat, tidak seperti kita. Nah itu pula alasan mengapa mereka tidak terjatuh ketika menikmati kehangatan sambil mengantuk :)