Tuesday, 1 October 2013

Mari Berhitung Sisa Hidupmu (by: Surianto Susan)

   Hi, today i read a good book, it is one of the motivational book. I would like to rewrite the contents of this book which i think is good, n i really want to write it in english although the book is written in indonesian language, because practice makes perfect J

   When i read this book, i just realized (again) that there is something in ourselves where we thought that our life is fine and we through it fine also, until i read this book n made me thought “wht the f*ck i am! Let’s get out from this f*cking small pond.”

   We used to get stuck to move on in this life n lived in our “comfort zone” n never thought that the “zone” where we lived in is actually our obstacle to get more success in this life.

   According to the book which i read, it told us that there is only two obstacles in our life which come from the outside n the inside of ourselves.

   People who like to blame others, blame on circumstances, blame on his destiny, and so forth just like people who like to said, “i don’t understand this lesson because my teacher is never taught this one for me before” or “my business could not go forward because i don’t have enough money to continue this business”, n “bla..bla...”. That one is the example to the people who has the obstacle that come from the outside.

   And in my opinion, the worst is the obstacle that come from in urself, inside. Such as anxiety or fear of failure,  if u get failure then u embarrassed by the words of others people, not confident, too much dependent with others, listen to the words of others (not a word that his own), lazy and procrastinate the works, and so forth.

Well, the last statement is really describe myself n wht i did (˘ε˘ƪ)

   The book told us also “there is no competition in our life”, but in our truely heart said that we worked all these years and have proven that competition does exist n our brain captured it well also (˚˚!!) (!!˚˚) !!

   And now we just realized that is: It seems like have a competition with others, but the truth is it just like a “single running race”, n the fact is: my best rival is my own self! My enemy is my own fear, anxiety, doubt, fear of failure, laziness and his other friends.. Ψ(_ ◂✗)

   The real competition is with our own self. Compete with others are impossible. How we can do a running race if the finish line of each person is different from each others? (in this case, the finish line means the purpose in life).

   According to the book, there is three ways to be successful, they are focus, focus, and focus. Focus are:
1.     Always think positive
2.     Do not take care of other people's problems
3.     Do not speak ill of others
4.     Do not have too much attention of wht people said to us
5.     Use the energy to deal with conditions
6.     Open yourself to the possibilities
7.     Arrange n set the priorities that would be done
8.     Set the targets that would be achieved
9.     Have principles
10.  Just do something that has value and appropriate to the purpose of ur life
11.  Always introspection yourself


   Okay, that's it my post today, i hope we can learn from it and get ourselves more better than yesterday, no one will say it's gonna be easy but i believe that it's gonna be worth, because chance prefer to prepared mind (∩_∩)/

Sunday, 22 September 2013

Lulur Mandi yang Praktis ;)

   Ehm... Aku mau cerita seidikit tentang “Tips Mandi menyegarkan”. Liburan kemarin aku dapat tips mandi “baru” dari ponakanku, kesan pertama ngeliat dia, jujur aku takjub. Gimana nggak, kulitnya mulus banget! :o

   Ternyata asal punya asal, dia selalu ngerawat kulitnya dengan mandi plus luluran!
Yup aku tau kalo luluran itu ribet dan orang biasanya pergi ke salon untuk luluran dan harus ngerogoh kocek 60.000 sampai 80.000 rupiah. Nah, ponakan aku ini ngasi tips luluran sendiri yang praktis, murah dan bisa dilakukan  2x/minggu :)


   Mungkin banyak orang uda pada tau resep ini, tapi buat aku ini adalah hal yg pertama dan menakjubkan, haha.. Gimana pun perawatan kulit itu pentingkan? Ini dia “resepnya” :)

   Kamu cukup campurkan tiga bahan, yg pertama yaitu Body Scrub yg banyak dijual di supermarket dengan berbagai merk. Body Scrub ini mengandung butiran kasar yg digunakan dengan dioleskan ke permukaan kulit dengan cara digosok. Tujuannya untuk mengelupaskan kulit ari bagian terluar/kulit mati. Hasilnya kulit akan terlihat lebih cerah karena kulit mati yg menutupi permukaan kulit terangkat. Nah lulur ini ada banyak jenisnya, ada Body Scrub Green Tea, Body Scrub Bengkoang, Susu, Melati, Coklat, dll, pilihlah sesuai dengan khasiat yg kamu mau. Kalo aku sih suka yg Green Tea, karena mengandung zat anti oksidan yg membantu regenerasi kulit plus kaya akan vitamin E yg bagus untuk kulit :D

   Bahan yg kedua adalah campurkan dengan bubuk lulur badan yg juga bisa kamu beli di toko alat-alat kosmetik. Bubuk lulur ini biasanya gak dijual di supermarket. Bubuk lulur ini merupakan bubuk lulur tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kunyit, rempah, dll.



   Nah yg terakhir, Body Scrub+bubuk lulur dilarutkan dengan susu. Sebenarnya sih ada jenis susu yg memang khusus untuk susu lulur, susunya berbentuk bentuk bubuk dalam karung kecil. Berhubung aku belum sempat nyari, jadi aku substitusi dengan susu cair steril :p  Seperti yg kita tahu kalau susu itu banyak manfaatnya untuk keremajaan kulit.
   Dan........ Voila!! Perawatan lulur pun siap digunakan! :D

 Nah cara menggunakannya adalah bisa dengan mandi terlebih dahulu dengan sabun antiseptik atau bisa juga dengan dalam keadaan kulit kering. Aku selalu melakukannya dengan cara yg kedua. Jadi kulit jangan dibasuh dan langsung dioleskan lulur dalam keadaan kering. Kemudian lulur tersebut dibalurkan secara merata ke seluruh bagian kulit, bahkan di daerah lipatan-lipatan, seperti leher belakang, ketiak, lipatan lengan, lipatan paha dan lipatan belakang lutut, juga di daerah kaki yang paling sering terkena debu-debu dan kotoran lain. Gosok-gosokkan lulur tersebut secara perlahan sambil dipijat-pijat ringan untuk melancarkan peredaran darah. Dan untuk daerah yang dirasa sangat kasar seperti tumit kaki, kamu bisa menggunakan bantuan batu gosok atau bisa juga manfaatkan alat-alat pedicure jika kamu punya.

   Setelah kamu membalurkannya ke seluruh tubuh, bilas tubuh kamu dengan air, kemudian langsung mandi dengan sabun seperti biasa, dan rasakan bedanya :D

Berikut adalah beberapa manfaat lulur bagi kulit:
1.    Mencerahkan kulit tubuh, karena salah satu manfaat lulur adalah mengangkat sel kulit mati yg biasa desebut dengan “daki”, sehingga kulit akan terlihat lebih cerah dan bersih.
2.  Mengencangkan kulit, kandungan protein dan kolagen alami dalam bahan-bahan lulur dapat meningkatkan elastisitas dan melindungi kulit dari pengaruh buruk radiasi di luar.
3.        Menghilangkan penyakit kulit, bahan-bahan lulur yg terdiri dari rempah-rempah memiliki khasiat untuk menghilangkan berbagai macam penyakit kulit, terutama yang mengandung jenis bahan seperti daun sirih dan kunyit.
4.     Menghilangkan bau badan, kamu dapat mengatasi bau badan dengan membalurkan lulur di daerah sekitar ketiak, payudara, paha dan selangkangan. Hal tersebut dapat membantu mengurangi produksi keringat dan menghilangkan aroma tidak sedap pada tubuh kamu. Pilih jenis lulur yang mengandung daun sirih atau daun pandan untuk menghilangkan bau badan.
5.        Memberikan efek rileks, zat yg terkandung dalam lulur dapat meresap ke dalam kulit dan memberikan sensasi pijatan ringan bagi badan kamu yang pegal-pegal. Selain itu aroma rempah dapat menenangkan pikiran kamu. Untuk mendapatkan efek relaksasi, kamu bisa memilih lulur yg mengandung bunga-bungaan atau rempah yg mengeluarkan zat aroma terapi untuk relaksasi.

   Terakhir sebagai tips, perawatan lulur dan body scrub sebaiknya dilakukan maksimal dua kali seminggu. Sebab, kalau terlalu sering kulit kita digosok, dan bila sudah tidak ada kulit mati yg terkelupas tapi masih terus digosok, akan mengakibatkan iritasi. Perlu diingat, manusia normalnya berganti kulit setiap 28 hari. Dengan mandi sehari dua kali, sudah cukup bersih. Namun bila mau lebih bersih, tambah dengan lulur atau body scrub dua kali seminggu :)

Friday, 19 July 2013

Dinas "Ceria" :D

   Kebayang gak kalo kamu mendadak jadi orang penting di suatu lingkungan tertentu karena kontribusimu untuk mereka yang begitu positif?
   Yup hal inilah yang aku rasakan selama 3 bulan dinas di komunitas. Sebenarnya sih gak jadi orang penting juga, tapi merasa penting karena bisa memberikan kontribusi positif untuk masyarakat di segala usia.
   Sebelumnya aku ucapkan terima kasih untuk fakultas keperawatan USU yang memberikan aku kesempatan untuk merasakan hal istimewa ini, dan teristimewa kepada teman-teman seperjuangan yang berkat kalian aku bisa menumpahkan cerita berharga ini disini.
   Bermula dari sebuah project komunitas. Yang perlu kamu lakukan untuk memulai sebuah program kerja adalah dengan mengetahui permasalahan yang ada di suatu lingkungan melalui penyebaran angket. Yup, kami membagikan angket ke beberapa penduduk untuk nantinya ditabulasi kemudian dianalisa dan diangkat dalam suatu prioritas masalah.

   Dalam menyebarkan angket, kamu juga perlu membekali diri dengan sikap “sok tau, perlu tau, & mau tau”, kenapa? Karena ada hal-hal bersifat subjektif yang perlu kita tahu dalam menggali masalah yang ada di masyarakat, sekaligus juga untuk jadi bahan obrolan pedekate dan nunjukin ke masyarakat bahwa kamu peduli dengan masalah mereka, hm..nice tips :D
   Setelah diperoleh prioritas masalah yang dikategorikan dalam masalah lingkungan, masalah KB, bayi/balita, remaja dan lansia, kami pun mulai melakukan intervensi atau perencanaan program kerja yang dituang dalam Planning of  Action (POA), kemudian menyusun timeline biar kita tahu kapan kita akan melaksanakan implementasi program kerja dan tentunya setiap program kerja mempunyai penanggung jawab pelaksananya.
     Nah, setelah mendapatkan prioritas masalah beserta persentase data yang mendukung, kita juga perlu memaparkan masalah atau diagnosa yang diangkat agar masyarakat juga tahu apa yang akan kita lakukan selama beberapa minggu ke depan dan sekaligus mengharapkan partisipasi masyarakat agar program kerja dapat berjalan lancar. Untuk itu kami melakukan sosialisai ke wirid bapak-bapak dan wirid ibu-ibu serta sosialisai ke acara pengajian remaja.
   Setelah sosialisasi, kami pun mulai melakukan program kerja, mm...saya lupa urutan program kerja apa yang kami lakukan duluan, tapi saya akan mencoba memaparkan satu per satu program kerja yang kami lakukan, hehe..cekidot ;)
   Untuk masalah lingkungan, salah satunya kami melakukan kegiatan "Minggu Bersih" atau goro-goro setiap jam 8 pagi sampai selesai. Bayangin deh gimana rasanya dinas di hari minggu (yang harusnya libur) dan jam 8 pagi uda heboh bersih-bersih di lingkungan orang yang mungkin kamar sendiri aja gak sempat dibersihin, tapi insyaallah kami ikhlas kok, hehe..

   Kemudian kami juga mendatangi Posyandu di lingkungan untuk membantu kader desa melakukan kegiatan posyandu berupa mendata bayi/balita, menimbang bayi/balita, membagikan makanan tambahan dan sebagainya.

   Selain itu kami juga melakukan kegiatan penyuluhan terkait pemberian ASI dan tumbuh kembang balita serta kami menarik perhatian ibu-ibu disana dengan melakukan kegiatan "Lomba Foto Bayi Sehat". Nah, untuk latar layar fotonya kami membuatnya sendiri secara instan dan alat yang kami gunakan untuk penyuluhan juga berupa media yang sederhana, hehe..


   Dan alhamdulillah kegiatan tersebut berjalan lancar :)
  Kemudian, sambil melakukan pendekatan dengan ibu-ibu tersebut saat Posyandu, kami juga sekaligus melakukan promosi tentang program kerja kami yang lain kepada ibu-ibu tersebut terkait masalah Keluarga Berencana (KB), dimana kami melakukan kegiatan "Konseling KB" bekerja sama dengan lintas sektoral dengan menyediakan jasa layanan KB gratis sekaligus penyuluhan KB dan konseling gratis :)
Dan acaranya alhamdulillah berjalan sukses :D

   Hmm.. program lingkungan sudah, kegiatan bayi/balita sudah, kegiatan KB untuk ibu-ibu juga sudah. Selanjutnya kami mulai merambah ke anak sekolah, dimana kami melakukan kegiatan UKS berupa "Pelatihan Pertolongan Pertama Cedera Ringan dan Keracunan Makanan" pada anak SD.

   Nah, walaupun kami sibuk menjalankan program kerja setiap minggunya, masing-masing dari kami juga tidak lupa untuk tetap rutin melakukan penyuluhan kepada keluarga kelolan dan lansia binaan kami masing-masing untuk terus meng-update masalah mereka dan berdiskusi dengan mereka terkait masalah kesehatan yang mereka alami dan membahas solusinya. Berikut adalah salah satu keluarga lansia binaanku yang sedang aku lakukan implementasi :) 
    Dalam memberikan implementasi pun, kita mau tidak mau harus menyesuaikan dengan kesibukan mereka. Seperti lansiaku yang setiap harinya bekerja sebagai pemetik cabe. Jadi disela-sela kesibukannya pun aku terpaksa ikut nimbrung dan membagikan info kesehatan kepada mereka.
  Selain melaksanakan program kerja dan rutin mengelola keluarga binaan, kami juga tidak lupa melakukan kegiatan mingguan kami, selain kegiatan "Minggu Bersih" yang aku ceritakan di awal, kami juga melakukan kegiatan mingguan "Pemeriksaan Jentik Berkala" setiap hari jumat dengan mendatangi rumah-rumah warga di lingkungan kami dan memberikan penyuluhan terkait pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dalam kegiatan ini kami juga seharusnya membagikan bubuk abate gratis pada tiap rumah. 
   Kebayang gak sih gimana kamu harus keliling-keliling kamar mandi rumah orang dan celingak-celinguk disana?
   Selain kegiatan "Pemeriksaan Jentik Berkala", kami juga punya program kerja mingguan berupa "Senam Lansia" dan "Jalan Santai Lansia" dimana kegiatan ini ditutup dengan penyuluhan kesehatan seputar masalah lansia seperti Rematik, Diabetes Mellitus, Hipertensi, Gastritis, dan lain-lain. Ini merupakan kegiatan yang paling aku senangi, karena bisa sejenak menggerakkan tubuh bersama para lansia dan sehat pula! :D

  Huft... panjang ya ceritanya? Tapi kerasakan gimana positifnya kegiatan yang kami lakukan? Dan yang paling penting kontribusi positif ini dapat dirasakan di segala lapisan usia, alhamdulillah.. :)
Sebagai program kerja penutup dari semuanya, kami mengadakan kegiatan Big Project (begh...ternyata masih ada lagi ya?)
   Kegiatan Big Project yang kami lakukan ada 2, yaitu Big Project komunitas berupa penyuluhan tentang pengelolaan sampah bekerja sama lintas sektoral dengan Lembaga Lingkungan dan kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berupa menyikat gigi dengan benar yang bekerja sama dengan dokter gigi FKG USU serta Big Project Gerontik berupa penyuluhan tentang osteoporosis dan pemeriksaan kesehatan gratis.

   Yang terakhir, sebagai informasi: Inti dari asuhan keperawatan komunitas yang kami jalankan adalah untuk memberikan upaya promotif dan preventif terkait masalah kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok ataupun masyarakat yang nantinya diharapkan dapat terjadi perubahan perilaku sehat yang lebih baik oleh mereka.
                                                              ooooO____Ooooo


   Wuih... awesome deh ngebayangin semua rentetan kegiatan tersebut bisa kami lewati dengan lancar, alhamdulillah... Tetapi dalam melalui semua itu, tentunya gak mulus-mulus aja. Di awal dinas kami sempat bengong 2 minggu dan stuck gak tau mau ngerjain apa duluan. Belum lagi sempat ribut dan gadoh karena selisih paham (pasti). Terus semuanya stres ngeliat gimana berseraknya posko (rumah tempat kami stay) setiap habis ngerjain tugas, kayak contoh yang satu ini:

   And the last we were successful because we fought for it, and we deservedly for it :)

   "Masa-masa profesi memang indah untuk dikenang tapi SULIT untuk diulang", hehe..

Sunday, 14 July 2013

Bahagia


"Live your life!"

   Ada banyak cara untuk bahagia, hanya saja beberapa dari kita kadang tidak melakukannya, kenapa?

   Mmm.. mungkin beberapa dari kita hanya terlalu sibuk memusingkan hal-hal yang tidak perlu, tidak hanya Anda, saya juga melakukannya.

  Terkadang saya suka membayangkan bahwa saya adalah objek tunggal di muka bumi ini, dan bumi dengan segala sesuatu isinya (termasuk manusia dan kemewahan dunia) hanyalah "sesuatu" yang diberikan Tuhan sebagai pelengkap dalam perjalanan saya. Saat ini saya cukup sadar untuk mengatakan bahwa yang perlu kita lakukan sebagai objek tunggal adalah dengan berjalan fokus ke tujuan kita. Tapi terkadang kita, dalam hal ini saya, sering sekali lupa bahwa ternyata "sesuatu" pelengkap yang diberikan Tuhan itu memiliki magnet atau daya tarik yang begitu kuat melebihi tujuan saya.

  Dan hal ini lah yang sialnya sering kali membuat saya tidak bahagia!

  Bayangkan, bagaimana mungkin saya menjalani 1 harian 24 jam untuk melakukan tujuan saya (misal, belajar) tanpa memikirkan seseorang disana yang begitu berkecamuk dalam pikiran saya hanya karena suatu konflik yang mungkin kami lakukan. Atau bagaimana saya dapat menjalankan misi untuk beristirahat tenang sedangkan pikiran lari ke hal-hal yang tidak pasti seperti terlalu merisaukan masa depan atau bahkan meratapi diri dengan "bagaimana kalau nanti aku jadi orang yang tidak berhasil?"

  Hufft...berat rasanya ketika kita sulit untuk berdamai dengan hati. Yang perlu saya atau Anda lakukan hanyalah fokus, fokus untuk bahagia. Bahkan Tuhan begitu menyayangi kita, dimana di antara "sesuatu" pelengkap yang menemani hari-hari kita, tidak lupa Ia menyelipkan "sesuatu" pula yang mana dengannya kita bisa menguras banyak bahagia ketika persediaan bahagia kita menipis, dan dalam hal ini saya menyebut "sesuatu" itu dengan keluarga dan teman.

  Kabar baiknya, keluarga Anda akan selalu ada untuk Anda whenever you need it and it gave u a guarantee to be happy, but friends? You have to choose the right one, karena terkadang justru orang yang paling dekat dengan kitalah yang paling berkemungkinan menyakiti kita dan mengurangi stock bahagia kita.

  And so far, fokuslah pada hal-hal yang membuat Anda bahagia. Ada banyak alasan mengapa orang bersedih, tapi kita tidak membutuhkan alasan untuk bahagia :)

Saturday, 13 July 2013

:)

  Terkadang kita melakukan hal yang lebih kepada orang lain yang mungkin kita tidak bisa melakukannya untuk diri kita sendiri. Bahkan kita bisa mengeluarkan tenaga lebih, tersenyum lebih, dan juga berlebihan baiknya hanya untuk orang lain, maka wajar jika aku mengatakan bahwa benar manusia itu memiliki magnet terhadap yang lainnya?


  "Wahai Engkau Maha Pembolak-balik hati, berikanlah kebaikan ini kepada orang yang tepat, yang mampu menghargai kebaikan yang diberikan. Sungguh tiada mampu satu manusia pun berbuat hal yang demikian selain karena izin-Mu, maka aku sampaikan perasaan itu pada yang Maha Menyayangi, semoga kehormatan perasaan tersebut dapat dibalas dengan sesuatu yang lebih baik".

Wednesday, 12 June 2013

Panas, tapi kok menggigil ya?

“Berbahagialah kalau kamu mengalami demam.” (loh? (˚☐˚!!) )

Yup, karena itu artinya sistem imun tubuh kamu berfungsi dengan baik dalam melawan kuman penyakit. Nah demam itu biasanya tidak berbahaya jika berada pada suhu di bawah 39°C. Umumnya demam itu terjadi sebagai bentuk kompensasi tubuh terhadap benda asing yang masuk ke tubuh kita, dalam hal ini kuman atau virus penyebab demam J

Suhu tubuh normal pada manusia adalah 360C –37,50C, tubuh mempertahankan suhu yang normal melalui makanan yang kita makan. Pusat pengatur suhu tubuh kita terdapat di bagian otak yg bernama hypothalamus, nah saat kuman atau virus masuk ke tubuh kita, mereka akan menghasilkan zat pyrogen yang akan mengganggu pusat pengaturan suhu hypothalamus sehingga terjadi peningkatan pengaturan suhu normal di hypothalamus.

Selain itu, zat pyrogen juga akan mempengaruhi sistem imun sehingga tubuh mengkompensasi dengan meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi, akibatnya sejumlah susbtansi sejenis hormon akan dilepaskan untuk melawan infeksi dan hal ini juga dapat merangsang peningkatan suhu tubuh oleh hyphotalamus. Oleh karena itu dengan titik suhu yg telah ditentukan, hypothalamus akan mengirimkan sinyal ke beberapa bagian tubuh untuk membantunya meningkatkan suhu tubuh, diantaranya ke pembuluh darah untuk mencegah pelepasan panas melalui kulit sehingga pembuluh darah akan menyempit (vasokonstriksi) dan meningkatkan pelepasan hormon-hormon tertentu untuk meningkatkan metabolisme tubuh (Nonshivering thermogenesis).

Dan........... Voilà! Terjadilah demam (ˆˆ)

     “Terus kenapa bisa menggigil ya?” (˘_˘")

     Meningkatnya vasokonstriksi aktif pada otot rangka juga merupakan salah satu mekanisme tubuh dalam menghasilkan panas (shivering thermogenesis). Derajat stimulasi bervariasi sesuai dengan titik suhu yg akan dicapai.  Apabila pusat pengaturan perolehan panas sangat aktif, tonus otot meningkat sampai pada titik dimana rangsangan reseptor renggang menghasilkan kontraksi yang singkat.   Dengan kata lain kita mulai menggigil.

     Pada fase ini kita akan merasa kedinginan karena suhu internal tubuh yg tinggi ( >37,50C) bertolak belakang dengan suhu eksternal tubuh. Fase menggigil akan berakhir ketika set point baru yaitu suhu yg lebih tinggi tercapai. Kemudian pada fase berikutnya yaitu masa stabil, dimana menggigil hilang dan kita merasa panas. Jika zat pirogen telah dihilangkan, akan terjadi fase berikutnya yaitu set point hypothalamus menurun dan menimbulkan respon pengeluaran panas.

     Dan yg perlu kita tahu adalah bahwa pola demam itu berbeda-beda, tergantung pada zat pyrogen itu sendiri. Peningkatan dan penurunan jumlah pyrogen berakibat pada puncak demam dan turun dalam waktu yang berbeda. Durasi dan derajat demam bergantung pada kekuatan zat pyrogen dan kemampuan individu untuk berespon.

So, hal yg perlu kita lakukan saat demam adalah:
1.     Jangan Panik! (ーー; ) Karena demam adalah suatu gejala dari mekanisme pertahanan tubuh kita.
2.  Beristirahat cukup, karena metabolisme tubuh yg meningkat saat demam menyerap banyakenergi, jadi istirahat adalah cara yg efektif untuk menghemat penggunaan energi oleh kita.
3.     Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi akibat panas tubuh.
4.     Kenakan pakaian yg tipis walaupun kita merasa dingin, karena pakaian yang tebal atau selimut bisa meningkatkan suhu tubuh, suhu yg sangat tinggi bisa menyebabkan kejang dan pecahnya pembuluh darah (̯ )
5.     Periksa suhu tubuh setiap 4 jam sekali
6.     Kompres di ketiak (boleh juga di sela pangkal paha)__ karena di tempat tersebut terdapat pembuluh darah besar, bukan di kening (_)
7.     Minum obat penurun panas untuk membantu proses homeostasis
8.     Segera ke dokter jika panas >390C atau tidak turun selama 3 hari

Well, semoga bermanfaat  ♪(´ε` )

Thursday, 24 January 2013

Mengapa burung-burung tidak kesetrum walaupun mereka bertengger di kabel telanjang bertegangan tinggi?



       Tentunya kita pernah melihat burung-burung yang suka bertengger di kabel tiang listrik ‘kan? Namun pernahkah terlintas di benak kita, mengapa burung-burung tersebut tidak kesetrum?




Seperti yang kita ketahui, arus listrik adalah aliran elektron. Aliran-aliran elektron tersebut tentunya bergerak oleh adanya suatu dorongan, yaitu yang kita sebut dengan tegangan. Tegangan adalah gaya yang mendorong elektron-elektron dari satu tempat ke tempat lain supaya mereka dapat bekerja untuk kita. Akan tetapi, tidak peduli seberapa tinggi tegangan yang mempengaruhi daya listrik tersebut, karena elektron-elektron tidak dapat berbuat apa pun kecuali mereka diberi jalan. Kabel listrik adalah salah satu jalan. Dengan adanya pengaruh dorongan tegangan tinggi, elektron-elektron tersebut dialirkan dari instalasi pembangkit ke rumah kita, yang kemudian untuk dialirkan ke bola-bola lampu rumah kita, kipas angin, atau pesawat televisi kita.

Kemudian pertanyaan selanjutnya, kemanakah elektron-elektron itu pergi setelah melewati perabotan listrik kita? Mereka kembali ke tempat perusahaan pembangkit mengambil listrik, yaitu bumi. Bumi adalah sumber elektron bagi perusahaan-perusahaan pembangkit, dan kesana pula mereka mengembalikan  elektron-elektron usai mengemban tugas. Bumi terbentuk dari entah berapa banyak atom dan mengandung elektron lebih banyak lagi (Wolke, Robert L).

Nah, sudah kebayang ‘kan berapa besar tegangan listrik yang dialirkan di kabel-kabel tiang listrik untuk menyuplai listrik ke rumah-rumah?
Lantas, kenapa burung-burung yang bertengger tersebut tidak kesetrum? Padahal kaki-kaki kecil burung tersebut jelas bersentuhan dengan kabel listrik yang mengantarkan listrik bertegangan tinggi?

Ternyata, listrik juga memiliki beberapa sifat, diantaranya yang merupakan sifat alami listrik adalah, dia akan mencari jalan terdekat menuju bumi. Dan beruntunglah burung-burung itu karena tubuh mereka tidak memberi jalan untuk mengalirkan elektron-elektron ke bumi, jadi burung-burung itu seperti jalan buntu bagi elektron-elektron, dimana kaki-kaki mereka tidak terhubung secara langsung ke bumi. Oleh karena itu elektron tidak menggunakan burung sebagai jalan pintas pulang ke bumi.


       Hal ini perlu kita waspadai mengingat kita, manusia, adalah termasuk dalam “jalan terdekat menuju bumi” karena kita berpijak langsung dengan tanah. Nah secara tidak langsung, sudah terjawab ‘kan mengapa kita selalu diingatkan untuk menggunakan sandal karet atau alas kaki sebelum memegang peralatan listrik? Yup, karena selain sandal karet atau alas kaki bersifat isolator (tidak menghantarkan listrik), sandal karet atau alas kaki ini juga berfungsi sebagai “pemutus” hubungan secara langsung antara tubuh kita dengan tanah.



   
       Ngomong-ngomong, apa sih yang dilakukan oleh burung-burung tersebut bertengger di kabel listrik selain untuk menikmati kendaraan yang lalu lalang? Ketika udara sedang dingin, arus listrik yang mengalir melalui kabel ternyata cukup panas untuk menghangatkan tubuh mereka. Kehangatan yang dirasakan tersebut membuat otot-otot kaki mereka menjadi lebih rileks dan justru membuat cengkeramannya menjadi lebih kuat, tidak seperti kita. Nah itu pula alasan mengapa mereka tidak terjatuh ketika menikmati kehangatan sambil mengantuk :)